Showing posts with label Tazkiyatun Nafs. Show all posts
Showing posts with label Tazkiyatun Nafs. Show all posts

Thursday, April 22, 2010

Tawadhu'

Mencela Kesombongan Dan Melampaui Batas.
Allah berfirman:
"Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri" Surah An-Nisa' ayat 36.
Nabi SallalLahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda:
"Sombong itu adalah menolak kebenaran dan merendahkan manusia"HR Muslim dan Hakim dengan lafaz yang mirip.
Membanggakan diri sama dengan merendahkan orang lain kerana kedua-duanya merupakan sifat sombong. Adapun menolak kebenaran adalah menentang dan menjauhinya serta menganggap bahawa kebenaran adalah kebathilan lalu iapun menentang dan menolak kebenaran tersebut.Dalam hal ini ada dua permasalahan:
Pertama:Seseorang yang menentang kebenaran sehingga yang hak menjadi bathil dan yang bathil menjadi hak sesuai dengan keinginan nafsu dan kesombongannya.ia juga berlaku sombong dan merendahkan manusia bertujuan untuk mengangkat kehendak dirinya dan menjatuhkan orang lain.RasululLah dalam kitab Sahih Muslim dari 'Iyadh bin Himar al-Majasyi'i dari Nabi SallalLahu 'Alaihi Wa Sallam:
"Sesungguhnya telah diwahyukan kepadaku bahawa hendaklah kalian bertawadhu'sehingga tidak ada seorang pun yang merasa sombong atas orang lain dan tidak ada orang yang melampaui batas terhadap orang lain".HR Muslim,Abu Daud, dan al-Bukhari dalam Adabul Mufrad.
Kemudian RasululLah bersabda dalam masalah kesombongan yang dibenci oleh Allah,"Kesombongan itu terdapat pada kebanggaan dan kejahatan".HR Abu Daud an-Nasaie Ahmad dan Ibnu Hibban. Hadits ini menunjukkan bahawa menyuruh orang lain untuk taat jika bukan atas kebenaran merupakan sebuah kejahatan,dan kejahatan adalah tindakan yang melampaui batas,dan jika itu kebenaran maka itu adalah kesombongan.

Kedua: (Sombong dan kejahatan)berhubung dengan keyakinan dan keinginan, akan tetapi kesombongan adalah melecehkan kebenaran yang kembali kepada kebenaran itu sendiri,iaitu hak Allah walaupun tidak berhubung dengan hak manusia. Sedangkan kesombongan dan melecehkan manusia itu kembali kepada hak manusia, sehingga perbezaan antara keduanya untuk membezakan antara hak manusia dan hak Allah. Ini berbeza dengan syahwat ketika berzina dan memakan harta orang lain. Ketika Allah berfirman:
"Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri,(iaitu)orang yang kikir, dan menyuruh orang lain berbuat kikir.". Surah an-Nisa' ayat36-37.
Yang disebut dengan bakhil ialah menolak kemanfaatan. Hal ini dibatasi dengan menolak kemanfaatan.

Di Ceduk dari buku Tazkiyatun Nafs karangan Syaikul Islam Ibnu Taymiyyah.

Sunday, February 21, 2010

Orang yang Mula-mula dibukakan Syurga Untuknya

Anas meriwayatkan sabda Nabi Sallallahu 'alaihi wa sallam:"Akulah manusia yang paling banyak pengikutnya pada hari kiamat,dan akulah orang yang pertama mengetuk pintu syurga."HR Muslim (3/73-Syarah an-Nawawi)
Masih dari Anas Nabi bersabda:"Aku mendatangi pintu syurga pada hari kiamat untuk membukanya maka penjaga pintu bertanya:siapakah kamu? aku menjawab, Muhammad! ia mengatakan kepadamu aku diperintahkan agar aku tidak membukanya untuk seseorangpun sebelummu."HR Muslim (3/73-Syarah an-Nawawi)


Dipetik dari buku : RasululLah berkisah tentang syurga dan neraka,tulisan Syeikh Wahid bin Abdul Salam Bali

Saturday, February 6, 2010

RASULULLAH BERKISAH TENTANG NERAKA


Perintah Untuk Berlindung Dari Neraka


Allah berfirman:

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ-6

"Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah diri kamu dan keluarga kamu dari neraka yang bahan-bahan bakarannya: manusia dan batu (berhala); neraka itu dijaga dan dikawal oleh malaikat-malaikat yang keras kasar (layanannya); mereka tidak menderhaka kepada Allah dalam segala yang diperintahkanNya kepada mereka, dan mereka pula tetap melakukan segala yang diperintahkan."Surah at-Tahreem ayat 6.

Allah menerangkan ciri-ciri 'Ibadurrahmaan (hamba-hamba Allah) dalam firmanNya:

وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا-65-إِنَّهَا سَاءَتْ مُسْتَقَرًّا وَمُقَامًا-66

"Dan juga mereka yang berdoa dengan berkata: Wahai Tuhan kami, sisihkanlah azab neraka Jahannam dari kami, sesungguhnya azab seksanya itu adalah mengertikan-65-Sesungguhnya neraka Jahannam itu tempat penetapan dan tempat tinggal yang amat buruk";Surah al-Furqaan ayat 65,66

وَالَّذِينَ هُمْ مِنْ عَذَابِ رَبِّهِمْ مُشْفِقُون-27-إِنَّ عَذَابَ رَبِّهِمْ غَيْرُ مَأْمُونٍ-28

"Dan mereka yang cemas takut daripada ditimpa azab Tuhannya, -27-Kerana sesungguhnya azab Tuhan mereka, tidak patut (bagi seseorangpun) merasa aman terhadapnya;"Surah al-Ma'arij ayat 27 n 28

قُلْ إِنَّ الْخَاسِرِينَ الَّذِينَ خَسِرُوا أَنْفُسَهُمْ وَأَهْلِيهِمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَلَا ذَلِكَ هُوَ الْخُسْرَانُ الْمُبِينُ-15-لَهُمْ مِنْ فَوْقِهِمْ ظُلَلٌ مِنْ النَّارِ وَمِنْ تَحْتِهِمْ ظُلَلٌ ذَلِكَ يُخَوِّفُ اللَّهُ بِهِ عِبَادَهُ يَاعِبَادِ فَاتَّقُونِي-16 "

Sesungguhnya orang-orang yang rugi (dengan sebenar-benarnya) ialah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri dan pengikut-pengikutnya pada hari kiamat (dengan sebab perbuatan mereka memilih kekufuran atau kederhakaan). Ingatlah, yang demikian itulah kerugian yang jelas nyata.Bagi mereka (yang kafir disediakan lapisan-lapisan dari api menyerkup di atas mereka, dan lapisan-lapisan (dari api) di bawah mereka; dengan (azab) yang demikian, Allah menakutkan hamba-hambaNya: "Oleh itu, bertaqwalah kepadaKu wahai hamba-hambaKu!" Surah az-Zumar ayat:15 n 16

  • Ibnu Mas'oud menyatakan : Nabi Sallallahu 'alaihi wa sallam mengajarkan doa ini kepada sahabat sebagaimana mengajarkan kepada mereka suatu surah dari al-Quran ,yakni ucapkanlah:

اللهم إني أعوذبك من عذاب جهنم , وأعوذبك من عذاب القبر , وأعوذبك من فتنة المسيح الدجال , وأعوذبك من فتنة المحيا والممات

"ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari 'azab jahannam, dan aku berlindung kepada-Mu dari 'azab kubur, dan aku berlindung kepadaMu dari fitnah Dajjal, dan aku belindung kepada-Mu dari fitnah kehidupan dan kematian".H.R Muslim (5/89-Syarah an-Nawawi)

  • Anas bin Malik Radhiyallahu 'anhu mengatakan, "kebanyakan doa Nabi Sallallahu 'alaihi wa sallam adalah:
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

"Wahai Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan peliharalah kami dari azab neraka".ٍSurah al-Baqarah ayat 201

  • Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu meriwayatkan,RasululLah Sallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
مااستجار عبد من النار سبع مرات ؛ إلا قالت النار : يا رب ! إن عبدك فلانا استجار مني؛ فأجره , ولا سأل عبد الجنة سبع مرات ؛ إلا قالت الجنة : يا رب ! إن عبدك فلانا سألني ؛ فأدخله الجنة

"Tidaklah seorang hamba memohon perlindungan (kepada Allah)dari neraka sebanyak tujuh kali melainkan neraka mengatakan : Wahai Rabb! hamba-Mu, fulan, meminta perlindungan dariku,maka lindungilah ia. Dan tidaklah seorang hamba memoho syurga sebanyak tujuh kali melainkan syurga mengatakan : Wahai Rabb! hamba-Mu, Fulan, memohonku,maka masukkanlah ia kedalam syurga."Al-Munzhiri menyatakan dalam at-Targhib ,6/229"Diriwayatkan Abu Ya'la dengan sanad yang sesuai dengan syarat al-Bukhari dan Muslim.


Nukilan dari terjemahan Washfu an-Naar min Shahih al-Akhbaar ms.103-106 karangan samahah as-Syeikh Wahid Abdus Salam Bali terbitan Pustaka Tazkia.